Dibuka Ketua KONI Sidoarjo, Cabor Tinju Hibur Pengunjung GOR

Dibuka Ketua KONI Sidoarjo, Cabor Tinju Hibur Pengunjung GOR
HIBUR WARGA: Pertandingan tinju amatir Porkab Sidoarjo 2016 di parkir timur GOR Gelora Delta Sidoarjo, Sabtu (26/11) malam. foto: mustain /bangsaonline

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com – Sebanyak 13 partai pertandingan tinju amatir digelar di parkir timur GOR Gelora Delta Sidoarjo, Sabtu (26/11) malam. Pertandingan bagian dari Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Sidoarjo 2016 ini dibuka resmi oleh Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sidoarjo, M Franki Effendi.

Pertandingan tinju tersebut tak ayal menjadi suguhan hiburan gratis bagi warga yang kebetulan berada di GOR Sidoarjo. “Selain menjadi ajang mencari bibit atlet tinju, karena digelar di GOR, menjadi hiburan gratis bagi warga Sidoarjo,” cetus M Franki Effendi usai membuka kegiatan yang diikuti atlet tinju asal 6 Kecamatan di Sidoarjo.

Saat membuka kegiatan, Franki menyatakan KONI yang dipimpinnya berupaya mengembalikan ruh Porkab, dengan melibatkan kecamatan untuk turut berpartisipasi, sehingga bisa diikuti para atlet dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Sidoarjo. “Dan harapannya, Porkab bisa menghasilkan bibit atlet dari semua cabor yang ada,” tandasnya.

Sementara, dalam 13 partai pertandingan, diikuti puluhan atlet asal 6 Kecamatan, mulai dari kelas Layang dengan petinju berbobot 49 Kg hingga kelas Bulu dengan bobot 52 Kg. Ada juga partai eksebisi yang diikuti atlet tinju yang juga pelajar SD.

“Selain menjadi ajang mencari bibit atlet tinju, kami berharap pertandingan yang digelar di GOR ini menjadi sarana sosialisasi cabor tinju agar terus dikenal masyarakat,” cetus Sekretaris Pengcab Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Sidoarjo, Heri Mulyono.

Menurut Heri, pihaknya tetap optimistis cabor tinju tidak kehabisan atlet, khususnya di Sidoarjo. Sebab saat ini, sejumlah sasana yang ada di Sidoarjo, terus melakukan pembinaan rutin terhadap para atlet tinju. Soal kendala yang dihadapi Pertina Sidoarjo, Heri menyatakan kendala itu terkait dana pembinaan yang minim.

Pertandingan cabor tinju ini juga tampak istimewa karena juga dihadiri langsung oleh Ketua Pengprov Pertina Jawa Timur Dr Wiyono, yang mengikuti jalannya pertandingan hingga partai terakhir digelar. Selain tampak sesekali memotret jalannya pertandingan, Wiyono juga memberikan semangat dengan menyalami beberapa atlet tinju, baik yang memenangi pertandingan maupun yang kalah. (sta/rev)