KONI Optimistis Dance Sport Sidoarjo Semakin Berkembang

KONI Optimistis Dance Sport Sidoarjo Semakin Berkembang
Ketum KONI Sidoarjo HM Franky Effendi (tengah) menghadiri Muskab IODI Sidoarjo, Sabtu (22/10). foto: mustain/bangsaonline

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sidoarjo, HM Franky Effendi optimistis cabang olahraga (cabor) Dance Sport semakin berkembang di Kabupaten Sidoarjo. Dia yakin bakal muncul atlet dance sport handal dari kabupaten udang-bandeng.

Itu disampaikan HM Franky Effendi saat menghadiri Musyawarah Kabupaten (Muskab) Ikatan Olahraga Dance Sport Indonesia (IODI) Kabupaten Sidoarjo, di Tivoli Resto Sidoarjo, Sabtu (22/10). “Kami yakin ke depan cabor Dance Sport semakin berkembang dan muncul atlet-atlet handal Dance Sport dari Sidoarjo,” cetusnya di depan peserta Muskab IODI Sidoarjo.

Ia pun berharap Kepengurusan IODI hasil Muskab ini, bertambah solid. Siapapun yang nantinya terpilih, Franky meminta untuk bisa merangkul semua klub dance sport dan melakukan pembinaan berkala. Dengan begitu bakal muncul atlet-atlet Dance Sport yang handal dan bisa meraih prestasi dalam event-event yang digelar baik tingkat Jawa Timur maupun nasional.

Franky juga berharap pengurus baru IODI memiliki semangat baru untuk memajukan cabor Dance Sport. “Sebagai pengurus baru KONI, kami akan selalu dampingi IODI untuk terus meraih prestasi dan melakukan pembinaan,” tandasnya.

Hal itu seiring visi-misi KONI Sidoarjo yang bertekad mewujudkan Sidoarjo sebagai Kabupaten Olahraga. Franky juga menegaskan Sidoarjo siap menjadi tuan rumah kejuaraan dance sport baik tingkat regional, nasional maupun internasional.

Ketua Umum Penprov IODI Jatim Andreas A Sulyan mengapresiasi KONI Sidoarjo yang komitmen mengembangkan Dance Sport. Dia mengakui olahraga Dance Sport masih dipandang sebelah mata oleh masyarakat dan dianggap hanya hura-hura. Namun dia berharap kesan itu terbalik seiring prestasi yang diraih atlet dance sport dalam ajang PON Jabar, di Bandung, beberapa waktu lalu.

Dari total medali emas yang diperoleh Kontingen Jatim, 4 medali emas merupakan sumbangan dari cabor Dance Sport. “Mudah-mudahan persepsi itu terbalik setelah prestasi yang diraih dance sport di PON Jabar, ” tandas Andreas. Ia pun berharap Kepengurusan IODI Sidoarjo mewadahi para atlet dance sport sehingga bisa mengukir prestasi.

Sementara, Muskab IODI Sidoarjo ini untuk memilih kepengurusan untuk periode empat tahun mendatang, 2016-2020. Muskab diikuti oleh 5 klub yang memiliki masing-masing satu suara. Sedangkan kandidat kuat Ketua IODI yang sudah disebut-sebut, yakni Eddy Polandauw, yang menjabat ketua IODI Sidoarjo periode 2012-2016. (sta)