Kunjungi KONI Sidoarjo, KONI Badung Berharap Bisa Adopsi Program

Kunjungi KONI Sidoarjo, KONI Badung Berharap Bisa Adopsi Program
Ketua Umum KONI Badung Si Putu Raka Arnaya (kiri) bertukar cinderamata dengan Ketua Umum KONI Sidoarjo M Franki Effendi, di Operation Room Kantor Pemkab Sidoarjo, Jumat (2/12). foto: mustain/bangsaonline

SIDOARJO, BANGSAONLINE.com – Predikat Kabupaten Sidoarjo sebagai gudang atlet di Jawa Timur menarik perhatian Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Badung, Bali dengan menggelar studi banding ke KONI Kabupaten Sidoarjo, Jumat (2/12).

KONI Badung berharap dengan studi banding itu mereka bisa mengadopsi program-program KONI Sidoarjo, untuk diterapkan di Kabupaten Badung.

“Kami ingin mendapatkan masukan terkait pembinaan atlet dan pengelolaan fasilitas olahraga yang telah dilakukan KONI Sidoarjo sehingga bisa kami adopsi,” cetus Ketua Umum KONI Badung, Si Putu Raka Arnaya saat bertemu pengurus KONI Sidoarjo di Aula Operation Room Kantor Pemkab Sidoarjo.

Mantan Kabag Pembangunan Pemkab Badung ini mengungkapkan, selain banyak atlet yang berasal dari Sidoarjo, Kota Delta juga menyediakan banyak fasilitas olahraga yang lengkap. Hal itulah yang saat ini belum terpenuhi di Badung. “Kelengkapan fasilitas olahraga menjadi masukan kita saat ini,” beber Si Putu Raka Arnaya.

Di sisi lain, Ketua Umum KONI Sidoarjo M Franki Efendi mengatakan, kedatangan rombongan KONI Badung juga dimanfaatkan oleh jajaran KONI Sidoarjo untuk bertukar pikiran. Salah satunya terkait dukungan anggaran dan fasilitas olahraga. “Di Sidoarjo banyak fasilitas olahraga tapi kita bayar dan sewa. Sedangkan di Badung diberikan fasilitas secara gratis. Ini masukan yang sangat berarti,” ujarnya.

Franki menambahkan, selain bantuan anggaran setiap tahun dari APBD, di Badung juga diberikan anggaran tambahan untuk pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Sehingga, anggaran tersebut tidak mengutak-atik anggaran rutin tahunan untuk pembinaan atlet.

“Sejumlah masukan tersebut tentu akan sangat membantu demi kemajuan olahraga Sidoarjo,” tegas pria yang juga Ketua Masyarakat Trasnportasi Indonesia (MTI) Sidoarjo ini.

Menurutnya, di ajang PON tahun 2016, Badung dan Sidoarjo sama-sama mengirimkan jumlah atlet terbanyak bagi provinsinya masing-masing. Karena itu, komunikasi yang intens akan dilakukan KONI Sidoarjo terhadap KONI Badung untuk sama-sama memberikan semangat bagi atlet.

“Intinya kita ingin peningkatan prestasi dan kesejahtaeraan bagi para pahlawan kita di bidang olahraga,” pungkas M Franki Effendi. (sta)