Pordasi Cabang Sidoarjo Berharap Masuk KONI

Wabup Sidoarjo menyerahkan tropy kepada pengurus Pordasi Sidoarjo

Walaupun belum masuk dalam kepengurusan KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) Sidoarjo. Pordasi (Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia) Cabang Sidoarjo sudah banyak menorehkan prestasi, baik tingkat provinsi hingga tingkat nasional, yakni Kejurnas 2015 di Talun Blitar.

Oleh karena itu, jajaran pengurus Pordasi Cabang Sidoarjo berjuang ingin bergabung dalam kepengurusannya KONI. “Sekalipun dalam Kejurda Jatim tidak mempertandingkan olahraga berkuda, tetapi dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) pertandingan olahraga sudah diadakan secara rutin,” itulah permintaan secara resmi Ketua Pordasi Cabang Sidoarjo kepada Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin, kemarin(18/5).

Selain berjuang sendiri, pihaknya juga berharap bantuan kepada Wakil Bupati Sidoarjo untuk ikut serta memperjuangkan, agar Pordasi Cabang Sidoarjo bisa masuk kedalam kepengurusan KONI Kabupaten Sidoarjo.

Usai menerima menyerahkan tropy secara simbolis, Wabup Nur Ahmad Syaifuddin menegaskan, bahwa wadah Pordasi meskipun belum tertampung di KONI Sidoarjo, namun prestasi yang diraih sudah mendahului. Kami pemerintah Kabupaten Sidoarjo memberikan apresiasi atas keberhasilan ini. “Ini benar-benar surprises, walaupun belum masuk KONI tetapi sudah juara nasional,” tutur Wabup Nur Ahmad Syaifuddin.

Ia juga menegaskan kalau Pordasi Cabang Sidoarjo sudah cukup kuat dalam meraih prestasi. Seandainnya Pemkab Sidoarjo sejak lama sudah memberikan perhatian, sudah dipastikan Pordasi Sidoarjo akan bisa semakin berprestasi. “Kita usahakan Pordasi akan ditampung di KONI Sidoarjo. Saya akan membicarakannya dengan pengurus KONI yang baru nanti, ” tegas Nur Ahmad.

Sementara itu Ketua Pordasi Cabang Sidoarjo, Warliono juga menegaskan, kalau kegiatan yang sudah diikuti Pordasi Sidoarjo diantaranya Kejurnas Pordasi di Talun Blitar kelas 2000 dengan raihan juara II. Kejurda di Kediri juara 1 kelas A. “Sidoarjo saat ini sudah memiliki 140 anggota. Namun karena belum ada SK dari Pordasi pusat, selama 3 tahun ini belum bisa diterima KONI Sidoarjo, ” ungkap Warliono.

Sumber : Bhirawa